RekapLive membantu seller online, reseller, dan toko kecil menerima pesanan dari chat, sosial media, marketplace, live, website, reseller, atau offline. Tim cukup mencatat transaksi sekali; owner mendapat alur pembayaran, proses pesanan, stok, HPP, estimasi laba kotor, pelanggan, Buku Kas, invoice, dan laporan dari data yang sama.
Saat order datang dari chat, sosial media, marketplace, live, website, reseller, atau toko offline, kesalahan kecil cepat menumpuk jika pencatatannya terpisah: tagihan lupa, stok tidak cocok, status proses tidak jelas, dan owner terlambat melihat arus uang.
Chat, sosial media, marketplace, live, website, reseller, dan offline sering berakhir di catatan berbeda.
Satu alur input + asal kanal“Sudah transfer?” berbeda dengan “sudah dikemas?”. Sistem yang mencampurnya membuat tim salah langkah.
Status bayar dan proses dipisahAngka penjualan saja tidak menjawab modal, stok menipis, repeat customer, dan kas keluar.
HPP, kartu stok, kas & customer historyPOS umum kuat untuk transaksi langsung di meja kasir. RekapLive difokuskan untuk bisnis kecil berbasis order—baik order lahir dari chat, sosial media, marketplace, live, website, reseller, maupun offline—agar pekerjaan setelah “deal” tetap tersambung sampai pembayaran, proses pesanan, stok, kas, dan pelanggan.
Data order yang sama dipakai untuk invoice, stok, status pembayaran, Buku Kas, histori customer, dan laporan owner.
Kasir tidak dipaksa memahami laporan rumit. Insight HPP, laba kotor, repeat customer, dan fokus harian tetap tersedia untuk owner.
WA “dibuka” tidak diklaim “terkirim”. Bukti bayar tidak langsung dianggap lunas. Sync Sheets yang gagal dapat dicoba ulang.
Kartu stok mencatat stok awal, order, pembatalan, refund, import, dan penyesuaian sehingga selisih lebih mudah ditelusuri.
HPP disimpan per transaksi. Cashflow tetap dipisahkan dari estimasi laba kotor agar angka owner tidak menyesatkan.
Order, pelanggan, produk/HPP/stok, dan Buku Kas dapat diekspor CSV untuk backup, rekonsiliasi, atau diolah lagi.
| Pekerjaan | Chat + catatan/spreadsheet manual | RekapLive.ID |
|---|---|---|
| Order masuk | Salin data ke beberapa tempat | Satu input menjadi sumber data transaksi |
| Status | Bayar, packing, dan kirim sering tercampur | Status pembayaran & proses pesanan dipisahkan |
| Stok | Biasanya hanya tahu stok akhir | Ada minimum stok + kartu pergerakan |
| Margin | Hitung ulang HPP saat membuat laporan | HPP snapshot menjaga histori margin transaksi |
| Pelanggan | Cari lagi dari chat lama | Customer history & repeat order terbentuk dari order |
| Owner | Menunggu rekap admin | Fokus hari ini + omzet lunas + kas + insight |
Core RekapLive tetap satu: order, stok, pembayaran, pelanggan dan operasional. Pilih contoh yang paling dekat dengan bisnis Anda untuk melihat cara pemakaiannya tanpa menambah “mode industri” yang rumit.
Simulator ini mengikuti field inti form Order asli. Beberapa field lanjutan seperti batas pembayaran dan catatan tim sengaja disembunyikan agar demo tetap ringkas.
Bukan menambah puluhan menu. RekapLive menghubungkan enam pekerjaan inti yang paling sering berulang pada bisnis berbasis order: transaksi, penagihan, uang, stok, pelanggan, dan kerja tim.
Hasilkan struk digital format gambar (HD) atau bagikan Link Invoice Halaman Web. Pembeli Anda bisa langsung meng-upload bukti transfer mereka secara mandiri dari link tersebut. Transfer/QRIS juga dapat memakai kode unik dan Total Bayar yang lebih mudah dicocokkan.
Sistem memilih siapa yang perlu dihubungi, kapan, dan template yang sesuai status bayar, jatuh tempo, packing hingga pengiriman. Teks default bisa dipakai langsung atau dikustom owner; pengiriman tetap 1-klik agar tidak mengklaim WA terkirim sebelum operator benar-benar menekan Send.
Pisahkan arus kas dari profit. Order lunas masuk ke Buku Kas, sementara HPP produk disimpan sebagai snapshot transaksi untuk menghitung estimasi laba kotor tanpa mengubah histori saat modal berubah.
Saat integrasi aktif, order di-upsert ke Google Sheets berdasarkan No. Order. Status bayar, proses pesanan, channel, resi, HPP, laba kotor, dan refund dapat mengikuti perubahan data RekapLive.
Riwayat order otomatis menjadi customer history ringan. Lihat pelanggan baru, repeat, total belanja, tagihan terbuka, dan follow-up WhatsApp tanpa perlu membuat CRM yang rumit.
Stok berkurang dan kembali melalui workflow order, perubahan dicatat di kartu stok, stok minimum bisa berbeda per produk, dan akun staff tetap bekerja pada data toko milik owner.
Tujuannya sederhana: setiap tahap memakai data yang sama, jadi Anda tidak perlu membuat rekap baru hanya karena pekerjaan pindah dari kasir ke admin, packing, atau owner.
Pilih produk dari master, isi customer, asal order, ongkir, diskon, dan metode bayar. Harga katalog serta stok divalidasi server, sementara HPP disimpan sebagai snapshot transaksi.
Buka pesan WhatsApp berisi rincian dan link invoice. Pembeli dapat mengunggah bukti, lalu penjual memverifikasi sebelum status menjadi lunas.
Status proses berjalan terpisah dari pembayaran: baru, diproses, dikemas, dikirim, selesai. Owner melihat kas, laba kotor, repeat customer, stok minimum, refund, resi, dan sinkron Sheets.
RekapLive memisahkan nilai belanja dari nominal pembayaran. Kode unik membantu membedakan mutasi, sementara QRIS merchant resmi toko dapat dipakai untuk membuat QR sesuai Total Bayar jika kompatibel.
Rp100.000 dapat menjadi Rp100.029. Omzet tetap Rp100.000; 029 hanya membantu mencari mutasi yang cocok.
Jika toko sudah punya QRIS merchant resmi yang kompatibel, invoice dapat membuat QR bernominal agar customer tidak mengetik total manual.
Scan QR bukan bukti settlement. Sampai ada callback resmi PJP/payment gateway, owner tetap memverifikasi bukti atau mutasi sebelum Lunas.
Coba gratis 7 hari tanpa kartu kredit. Trial aktif membuka fitur setara Pro hingga 100 order agar Anda bisa menguji alur lengkap; multi-akun staff tetap khusus Team.
Untuk seller yang ingin meninggalkan rekap manual.
Untuk order yang sudah rutin dan butuh workflow lengkap.
Untuk owner yang sudah membagi kerja ke tim.
Blog dibuat untuk menjawab pertanyaan operasional yang sering muncul—bukan artikel massal yang hanya mengejar keyword.
Dari chat ke satu sumber data untuk invoice, pembayaran dan stok.
STOKSKU, kartu stok, pembatalan, refund dan stock opname dijelaskan sederhana.
PEMBAYARANPahami nominal, bukti bayar, verifikasi dan batas otomatisasi dengan jujur.
Jawaban apa adanya—supaya Anda tahu RekapLive cocok atau tidak sebelum berlangganan.
Tidak. RekapLive bukan marketplace baru. Anda tetap berjualan di kanal yang sudah dipakai; RekapLive menjadi tempat mencatat dan menghubungkan data setelah order terjadi.
Tidak. Pembeli dapat menerima pesan WhatsApp dan membuka invoice web melalui browser. Jika toko mengaktifkan QRIS atau rekening, informasi pembayaran dapat ditampilkan di invoice sesuai konfigurasi toko.
RekapLive otomatis menentukan antrian, waktu, dan template follow-up berdasarkan status order, tetapi pengiriman WhatsApp tetap 1-klik/manual selama toko belum memakai WhatsApp Business API resmi. Sistem membedakan “WA Dibuka” dan “Sudah Dikirim” agar tidak memberi status palsu.
Nomor rekening dapat langsung dipakai sebagai instruksi transfer atau rekening settlement, tetapi QRIS merchant resmi tetap membutuhkan Merchant ID/NMID yang diterbitkan PJP/acquirer. Jika toko sudah memiliki QRIS resmi, owner dapat memasukkannya sendiri dari Pengaturan Toko dan RekapLive bisa langsung memakai payload tersebut setelah lolos validasi. Untuk toko yang baru mempunyai rekening, proses penerbitan QRIS tetap dilakukan melalui PJP.
Tiga digit terakhir membantu owner mencocokkan mutasi pembayaran. Nilai order tetap Rp100.000, sedangkan Total Bayar menjadi Rp100.029. RekapLive menghindari nominal bayar yang sama pada tagihan aktif toko selama kode masih tersedia, dan owner dapat mencari angka Total Bayar tersebut di menu Pesanan.
Belum pada mode manual. QRIS nominal membuat nominal lebih mudah dan konsisten, tetapi status Lunas tetap membutuhkan verifikasi bukti/mutasi sampai RekapLive memakai callback resmi PJP, Virtual Account, atau payment gateway.
Integrasi menggunakan Google Apps Script Web App. Setelah URL deployment /exec dipasang, RekapLive dapat meng-upsert order berdasarkan No. Order sehingga status, proses, channel, resi, HPP, laba kotor, dan refund dapat mengikuti perubahan. Jika sinkron gagal, tersedia sinkron ulang.
Bisa pada perangkat/browser yang mendukung Web Bluetooth dan printer yang kompatibel. Jika koneksi langsung Bluetooth tidak tersedia, RekapLive menyediakan fallback dialog print browser untuk format thermal.
Ya. Data utama seperti order, pelanggan, Master Produk/HPP/stok, dan Buku Kas dapat diekspor CSV. Tujuannya agar Anda tetap punya portabilitas untuk backup, rekonsiliasi, atau analisis lanjutan.
Starter dan Pro ditujukan terutama untuk akun owner; login baru pada akun yang sama menggantikan sesi lama. Paket Team menyediakan sampai 5 akun staff terpisah sehingga anggota tim dapat bekerja menggunakan login masing-masing, sementara HPP tetap disembunyikan dari staff.
Tidak. RekapLive menyediakan Buku Kas, HPP transaksi, estimasi laba kotor, refund, dan insight operasional. Ini bukan akuntansi double-entry, laporan pajak, payroll, atau ERP penuh. Fokusnya adalah operasional penjualan berbasis order yang cepat dan tepat sasaran.
Trial ditujukan satu kali untuk evaluasi, bukan sebagai paket gratis berulang. Sistem dapat mendeteksi penggunaan ulang berdasarkan email/nomor HP akun yang pernah memperoleh trial, cookie perangkat first-party, kuota jaringan, rate-limit, dan verifikasi anti-bot bila diaktifkan. Jika jaringan bersama terblokir secara keliru, hubungi bantuan.
Tidak ada debit otomatis dan pendaftaran tidak meminta kartu kredit. Trial menyediakan maksimal 100 order. Operasi bisnis akan dibatasi sampai owner memilih paket dan pembayaran disetujui. Anda tetap dapat masuk untuk mengelola akun dan proses perpanjangan sesuai kebijakan retensi platform.
Mulai trial 7 hari. Masukkan beberapa order nyata, cek stok dan kas, kirim invoice percobaan, lalu lihat apakah alurnya membuat pekerjaan tim lebih rapi. Tidak perlu kartu kredit.