Satu data order untuk pekerjaan berikutnya
Pesanan dicatat sekali lalu dipakai untuk invoice, status pembayaran, proses packing, stok, pelanggan, kas dan laporan owner. Tujuannya mengurangi salin-tempel dan rekap ulang.
- Status pembayaran dipisah dari status proses pesanan
- Harga produk katalog divalidasi server
- HPP disimpan sebagai snapshot transaksi untuk histori margin
Untuk operator tetap sederhana
Kasir fokus membuat order. Customer Service fokus pelanggan dan Follow-Up Pelanggan. Gudang fokus stok serta proses kirim. Owner dapat melihat HPP, laba kotor dan keuangan tanpa membocorkannya ke semua staff.
- Preset role Kasir, Customer Service, Gudang dan Manager Operasional
- Menu tampil sesuai pekerjaan
- Aktivitas penting memiliki jejak audit
Pembayaran lebih mudah dicocokkan
Transfer dan QRIS dapat memakai kode unik 3 digit agar dua order dengan nilai belanja sama lebih mudah dibedakan. Jika toko memiliki QRIS merchant resmi yang kompatibel, invoice juga dapat membuat QRIS sesuai Total Bayar.
- Total Belanja tetap terpisah dari Total Bayar
- Kode unik 001–999 tidak menaikkan omzet produk
- QRIS nominal memakai QRIS merchant milik toko dan tetap membutuhkan verifikasi pembayaran sampai ada callback resmi
Laporan dan data tetap bisa dibawa keluar
Google Sheets bersifat opsional. RekapLive tetap dapat dipakai tanpa integrasi, dan data utama juga dapat diekspor agar owner tidak terkunci di satu aplikasi.
- Sinkron Google Sheets
- Export CSV
- Kartu stok dan Buku Kas